Home » » Jenis - Jenis Baret TNI

Jenis - Jenis Baret TNI





Tidak semua kecabangan memiliki baret. Jika suatu kesatuan berada dibawah organik Kostrad maka menggunakan baret Kostrad (misal: Yonkav-1/Kostrad mengenakan baret warna hijau (Kostrad) bukan hitam), kecuali jika berada dibawah organik Kodam. Pembaretan adalah istilah untuk mendapatkan baret. Tidak mudah untuk mendapatkannya. Maka dari itu baret adalah kebanggaan masing-masing kecabangan. Kebijakan KSAD yang terbaru tentang baret adalah semua korps menggunakan baret hijau dengan lambang korps masing-masing kecuali untuk korps Kopassus, Kavaleri, dan Artileri.

Jenis Baret Korps TNI AD


  • Warna merah dengan lambang Tribhuana Chandrasa (Lambang Kopassus)


Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.


  • Warna hitam dengan lambang Pussenkav


Batalyon Kavaleri (Yonkav) adalah batalyon pasukan kavaleri Tentara Nasional Indonesia (TNI). Berbeda dengan Batalyon Infanteri, Batalyon Kavaleri tidak selalu terdiri dari 600-1000 personel. Ukuran Batalyon bagi Korps yang menggunakan Baret Hitam ini biasanya menggunakan jumlah kendaraan yang dimiliki, misal terdiri dari sekian tank atau sekian panser. Misalnya, pada Batalyon Kavaleri di lingkungan Kostrad, satu peleton kavaleri terdiri atas 3 tank Scorpion dan 1 tank Stormer APC. Lebih jauh, tiga peleton membentuk satu kompi, dan akhirnya tiga kompi membentuk satu batalyon.


  • Warna cokelat dengan lambang Pussenarmed


Dalam pengertian TNI-AD, senjata artileri meliputi Artileri Pertahanan Udara(Arhanud) dan Artileri Medan (Armed). Termasuk dalam Arhanud adalah meriam dan peluru kendali anti pesawat udara. Sedangkan Armed terdiri dari meriam, howitzer, mortir berat dan roket. Artileri TNI AD sudah ada sejak tanggal 14 Desember 1945.


   

  1. Baret Hijau Merupakan Baret yang sering kali dilihat





Baret Kostrad : Warna hijau dengan lambang Cakra Sapta Agni (Lambang Kostrad)
Baret Infanteri : (Di bawah organik Pussenif atau Kodam): Warna hijau dengan lambang Pussenif
Baret Perhubungan : Warna hijau dengan lambang Dithubad


2.Baret Zeni: Warna abu-abu dengan lambang Ditziad
    



Direktorat Zeni Angkatan Darat (disingkat Ditziad) merupakan salah satu Badan Pelaksana Pusat di tingkat TNI Angkatan Darat, yang bertugas pokok membina dan menyelenggarakan fungsi Zeni dan Nubika TNI AD dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI AD. Zeni sebagai salah satu kecabangan di dalam TNI AD mempunyai kemampuan melaksanakan fungsi teknis militer Zeni, baik di daerah pertempuran maupun daerah pangkalan, sehingga Satuan Zeni AD dapat diklasifikasikan sebagai satuan bantuan tempur dan satuan bantuan administrasi.



3. Baret Polisi Militer: Meski bukan satuan tempur utama, PM juga menggunakan baret yaitu warna biru muda dengan lambang Gadjah Mada bertuliskan Satya Wira Wicaksana.Jika yang lain baretnya miring ke kiri, PM justru miring ke kanan. Pengecualian, Polisi Militer Kontingen Garuda mereka mengenakannya seperti satuan-satuan tempur lainnya.




Polisi militer (PM) ialah polisi dari organisasi militer. Polisi militer bertugas di wilayah penegakan hukum (termasuk penyelidikan kejahatan) pada kepemilikan militer dan mengenai anggota militer, keamanan instalasi, perlindungan pribadi perwira militer senior, pengaturan tahanan perang, tahanan militer, pengendalian lalu lintas, penandaan rute dan memasok kembali manajemen rute. Tak semua organisasi militer berkaitan dengan area tugas tadi. Di beberapa negara, angkatan polisi militer - umum dikenal sebagai gendarmerie, meski masih ada ragam nama lain - juga bertugas sebagai angkatan polisi nasional, sering bertindak sebagai back-up kuat untuk polisi sipil dan/atau menjaga ketertiban daerah pinggiran.
  
        4. Baret Pembekalan Angkutan: Warna biru tua dengan lambang Ditbekangad


Corps Perbekalan Angkutan (CBA) yang merupakan salah satu kecabangan atau organisasi yang ada ditubuh TNI AD mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan dan pembinaan yang berhubungan dengan pembekalan angkutan di dalam TNI AD. Dalam mewujudkan perannya, Corps Perbekalan Angkutan (CBA) mengimplementasikan ke dalam tiga fungsi yaitu pembekalan, pemeliharaan, dan jasa untuk seluruh satuan militer di jajaran TNI AD.


No 1 - 4 Diatas Merupakan Jenis Baret dalam TNI Angkatan Darat


Baret Angkatan Udara


Sesuai dengan UU TNI pasal 10, Angkatan Udara bertugas: 
- melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan;
-   -menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi;
-     -melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara; serta
-     -melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.


Baret Angkatan Laut



Sesuai dengan UU No.34 Tahun 2004 , Angkatan Laut bertugas:
-     -melaksanakan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan;
-   -menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan  hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi;
     -melaksanakan tugas diplomasi angkatan laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah
-     -melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara; serta
-     -melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

0 comments:

Post a Comment

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

English French German Spain Italian Dutch Russian Chinese Simplified